Breaking News

Friday, December 28, 2018

ADAB SHALAT BERJAMAAH DI MASJID


Alhamdulillah, wa shalaatu wa salaamu ‘ala Rosulillah wa ‘ala aalihi wa ash-habihi ajma’in
Shalat berjamaah di masjid merupakan salah satu amal yang mulia. Agar ibadah ini semakin sempurna, ada beberapa adab dan petunjuk Nabi Shalallahu ‘alaihi wassallam yang tidak boleh diabaikan. Berikut diantara beberapa adab yang perlu diperhatikan seorang muslim ketika hendak melakukan shalat berjamaah di masjid :
  1. Memilih Pakaian Yang Bagus
Hendaknya kita memilih pakaian  yang  bagus  saat  pergi  ke masjid, Allah tidak hanya memerintahkan kita untuk sekedar memakai pakaian yang menutup aurat, akan tetapi memerintahkan pula untuk memperbagus pakaian, lebih-lebih lagi ketika akan pergi ke masjid. Allah Ta’ala berfirman: “Hai anak adam, pakailah pakaianmu yang indah di setiap (memasuki) masjid.”
[Al A’raf: 31]
  1. Berwudhu Dari Rumah
Sebelum pergi ke masjid hendaknya berwudhu sejak dari rumah, sebagaimana diterangkan oleh Nabi Shallallahu ‘alaihi wassallam“Barangsiapa yang bersuci dari rumahnya kemudian berjalan ke salah satu rumah dari rumah-rumah Allah (Masjid) untuk menunaikan salah satu dari kewajiban-kewajiban yang Allah wajibkan, maka kedua langkahnya, salah satunya akan menhapus dosa dan langkah lainnya akan mengangkat derajatnya.”
[HR. Muslim, 1553]
  1. Membaca Do’a Menuju Masjid
Saat keluar dari rumah, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wassallam mengajarkan kita untuk mengucapka doa. Dari Anas bin Malik, bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wassallam bersabda: “Jika seorang laki-laki keluar dari rumahnya lalu mengucapkan: “Bismillahi tawakkaltu ‘allallahi laa haula wa laa quuwata illa billah” (Dengan nama Allah aku bertawakal kepada Allah, tidak ada daya dan kekuatan kecuali dengan izin Allah). Beliau bersabda: “Maka pada saat itu dikatakan kepadanya, “Kamu telah mendapatkan petunjuk, telah diberi kecukupan, dan mendapat penjagaan, hingga setan-setan menjauh darinya. Lalu setan yang lain berkata kepadanya (setan yang akan menggoda) “ Bagaimana (engkau akan menggoda) seorang laki-laki yang telah mendapat pentunjuk, kecukupan, dan penjagaan.”
[HR. Abu Daud No. 595, At-Tirmizi No. 3487]
  1. Berdo’a Ketika Masuk Masjid
Setelah sampai di masjid, hendaklah masuk masjid dengan mendahulukan kaki kanan sambil membaca doa masuk masjid. Bacaan doa masuk masjid sebagaimana terdapat dalam hadits Abu Said Radhiyallahu ‘anhu: “Jika salah seorang diantara kalian memasuki masjid, maka ucapkanlah, “Allahummaftahli abwaaba rahmatika” (Ya Allah, bukakanlah pintu-pintu rahmat Mu). Jika keluar masjid, ucapkanlah: “ Allahuma inni as aluka min fadhlik” (Ya Allah, aku memohon pada Mu diantara karunia Mu)
[HR. Muslim No. 713]
  1. Tidak Lewat Di Depan Orang Yang Sedang Shalat
Harap diperhatikan ketika kita berjalan di dalam masjid, jangan sampai melewat di depan orang yang sedang shalat. Hendaklah orang yang lewat di depan orang yang shalat takut akan dosa yang diperbuatnya. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wassallam bersabda: “Seandainya orang yang lewat di depan orang yang shalat mengetahui (dosa) yang ditanggungnya, niscaya ia memilih untuk berhenti 40 (tahun), itu lebih baik baginya daripada lewat di depan orang yang sedang shalat.” 
[HR. Bukhari No. 510 dan Muslim No. 1132]
  1. Melaksanakan Shalat Dua Rakaat Sebelum Duduk
Diantara adab ketika memasuki masjid adalah melaksanakan shalat dua raka’at sebelum duduk. Shalat ini diistilahkan para ulama dengan shalat tahiyatul masjid. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wassallam bersabda: “Jika salah seorang dari kalian masuk masjid, maka hendaklah dia shalat dua raka’at sebelum dia duduk.
[HR. Bukhari No. 537 dan Muslim No. 714]
  1. Menghadap Sutrah Ketika Shalat
Yang dimaksud dengan sutrah adalah pembatas dalam shalat, bisa berupa tembok, tiang, orang yang sedang duduk/shalat, tongkat, tas, dll. Sutrah disyariatkan bagi imam dan bagi orang yang shalat sendirian. Dalil yang menunjukan disyariatkannya shalat menghadap sutrah terdapat dalam sabda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wassallam sebagai berikut: “Apabila salah seorang diantara kalian shalat, hendaknya ia shalat dengan menghadap sutrah dan mendekat padanya.”
[HR. Abu Daud No. 698, Syaikh Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih sebagaimana dalam Shahihul Jaami’ No. 651]
  1. Menjawab Panggilan Adzan
Ketika mendengar adzan, dianjurkan untuk menjawab adzan. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wassallam bersabda: “Apabila kalian mendengar adzan maka ucapkanlah seperti yang sedang diucapkan muadzin.”
[HR. Bukhari No. 611 dan Muslim No. 846]
  1. Tidak Keluar Dari Masjid Tanpa Udzur
Jika berada di dalam masjid dan adzan sudah dikumandangkan, maka tidak boleh keluar dari masjid sampai selesai ditunaikannya shalat wajib, kecuali jika ada udzur. Hal ini sebagaimana yang dikisahkan dalam sebuah riwayat dari Abu as Sya’tsaa Radhiyallahu ‘anhu, beliau berkata: “Kami pernah duduk Bersama Abu Hurairah dalam sebuah masjid. Kemudian muadzin mengumandangkan adzan. Lalu ada seorang laki-laki yang berdiri kemudian keluar masjid. Abu Hurairah melihat hal tersebut kemudia beliau berkata: “Perbuatan orang tersebut termasuk bermaksiat terhadap Abu Qasim (Nabi Muhammad) Shallallahu ‘alaihi wassallam”.
[HR. Muslim No. 655]
  1. Memanfaatkan Waktu Antara Adzan Dan Iqomah
Hendaklah kita memanfaatkan waktu antara adzan dan iqomah dengan amalan yang bermanfaat seperti shalat sunnah qabliyah, membaca alqur’an, berdzikir, atau berdo’a. Waktu antara adzan dan iqomah merupakan waktu yang mustajab dan dianjurkan untuk berdo’a. Berdasarkan sabda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wassallam: “Doa diantara adzan dan iqomah tidak tertolak.
[HR. Tirmidzi No. 212, Hasan Shahih]
  1. Raihlah Shaf Yang Utama
Diantara kesempurnaan shalat berjamaah adalah sebisa mungkin menempati shaf yang utama. Bagi laki-laki adalah shaf yang paling depan. Adapun bagi wanita adalah shaf yang paling belakang apabila mereka bermakmum kepada imam laki-laki, namun apabila imamnya wanita lagi, maka shaf yang utama bagi wanita adalah yang paling depan, sama dengan keutamaan shaf laki-laki.
[HR. Muslim No. 440]
  1. Merapikan Barisan Shalat
Perkara yang harus diperhatikan dengan serius adalah permasalahan lurus dan rapatnya shaf (barisan dalam shalat). Masih banyak kita dapati di sebagian masjid, barisan shaf yang tidak rapat dan lurus. Dijelaskan di dalam hadits dari sahabat Abu Abdillah Nu’man bin Basyir, beliau berkata, aku mendengar Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wassallam bersabda: “Hendaklah kalian bersungguh-sungguh meluruskan shaf-shaf kalian atau Allah sungguh-sungguh akan akan memperselisihkan diantara wajah-wajah kalian.
[HR. Bukhari No. 717 dan Muslim No. 439]
  1. Jangan Mendahului Gerakan Imam
Imam shalat dijadikan sebagai pemimpin dan wajib diikuti dalam shalat, sebagaimana dijelaskan dalam hadits Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu: “Sesungguhnya imam hanya untuk diikuti, maka janganlah menyelisihinya. Apabila ia ruku’, maka ruku’lah. Dan apabila ia mengatakan ‘sami’allahu liman hamidah’, maka katakanlah “Rabbana walakal hamdu’. Apabila ia sujud, maka sujudlah. Dan apabila ia shalat dengan duduk, maka shalatlah kalian dengan duduk semuanya.
[HR. Bukhari No. 734]
  1. Berdoa Ketika Keluar Masjid
Dari Abu Humaid atau dari Abu Usaid dia berkata, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wassallam bersabda: “Jika salah seorang diantara kalian masuk masjid, maka hendaklah dia membaca,”Allahumaftahli abwaaba rahmatika” (Ya Allah, bukalah pintu-pintu rahmat-Mu). Dan apabila ia keluar, maka hendaklah dia mengucapkan, “Allahumma inni as-aluka min fadhlika (Ya Allah, aku memohon pada Mu diantara karunia Mu).
[HR. Muslim No. 713]
  1. Mendahulukan Kaki Kanan Ketika Masuk Masjid Dan Kaki Kiri Ketika Keluar Masjid
Sama seperti halnya ketika melakukan aktivitas atau pun perbuatan baik lainnya, ketika memasuki masjid, hendaknya kita mendahulukan kaki kanan dibandingkan kaki kiri. Hal ini senada dengan hadits Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wassallam yang diriwayatkan oleh Anas bin Malik  Radhiyallahu ‘anhuma yang artinya: “Termasuk ajaran Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wassallam, ketika anda memasuki masjid, anda mendahulukan kaki kanan dan ketika keluar, mendahulukan kaki kiri.
[HR. Hakim yang dishahihkan oleh Ad-Dzahabi]
Inilah beberapa adab yang perlu diperhatikan ketika hendak shalat berjamaah di masjid. Semoga dapat menjadi tambahan ilmu yang bermanfaat.
Wa shallallahu ‘ala nabiyyina muhammad, wa’ala aalihi wa shahbihi wassallam
Wallahu’alam Bishawab
Silahkan download Buletin Versi PDF disini:

TERORISME BUKAN AJARAN ISLAM

Bismillah was shalatu was salamu ‘ala rasulillah, amma ba’du Faham radikalisme dapat menyebabkan seorang Muslim menjadi tersesat karenan...

Total Pageviews

Search This Blog

Blog Archive

Contact Form

Name

Email *

Message *

Translate

Pages

Most Trending

Designed By Dedy Sumarhadi